Singapura Yakin Lolos Ke Final

Liga Indonesia-Pelatih Singapura Radojko Avramovic optimistis tim besutannya bakal melenggang ke final Piala AFF 2010 pada 1-29 Desember nanti setelah hasil drawing menempatkan tim Singa tak bergabung dengan tim tangguh. .Read more . . .

.

Senin, 16 Agustus 2010

Mengejar Solusi ke Wali Kota

Posted on 13.08 by gilabola

Liga Indonesia-Episode buruk Persebaya Surabaya terkait dengan beban finansial terus berlanjut. Hingga kemarin (15/8), pengurus Persebaya masih bungkam. Tak pelak, hal itu membuat kegamangan para pemain semakin menjadi. Menurut rencana, hari ini mereka mengadu kepada Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono.

Dengan bertemu wali kota, mereka berharap kebuntuan pencairan dana untuk melunasi 25 persen sisa kontrak dan dua bulan gaji bisa menemukan solusi. ''Saya selalu tidak bisa menghubungi pengurus,'' kata pelatih Rudy William Keltjes. Karena itu, Rudy tak akan menahan amarah pemain lagi jika ingin menghadap wali kota.

''Kalau memang anak-anak kembali mendesak untuk menghadap wali kota, saya tidak bisa berbuat banyak. Mau tidak mau saya mendampingi mereka,'' tutur mantan pelatih PSMS Medan tersebut.

Menurut Rudy, para pemain yang akan ikut menghadap wali kota, antara lain, Syaifudin, Korinus Fingkreuw, Deny Marcel, dan Wijay. Di luar itu, Rudy tak berani memastikan. Sebab, jauh sebelum keterlambatan pembayaran tersebut mencuat, beberapa pemain Persebaya sudah menerima haknya. Dia tak mengetahui pemain yang sudah menerima sisa kontrak 25 persen.

''Kondisi itu tidak baik untuk kondusivitas tim. Dalam latihan, ada gesekan sedikit, pemain langsung emosi dan konsentrasinya terganggu,'' kata Rudy. Suasana tersebut diakuinya menjadi salah satu kesulitan untuk membentuk tim yang tangguh.

''Sebelum saya datang, suasana itu terjadi. Jadi, mau membangun tim seperti apa lha wong dari internalnya sudah demikian,'' ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pengcab PSSI Surabaya yang dilegalkan Pengprov PSSI Jatim Wishnu Wardhana menyatakan prihatin dengan kondisi yang menimpa Persebaya sekarang. Apa pun alasannya, dia mengatakan bahwa manajemen harus bertanggung jawab atas kondisi tersebut. ''Mau tidak mau Saleh (Ketua Pengcab PSSI Surabaya Saleh Ismail Mukadar, Red) harus bertanggung jawab karena Persebaya di bawah manajemen dia,'' tegasnya.

Meski begitu, Wishnu tak banyak berkomentar ketika disinggung masa depan Persebaya. Termasuk, terkait dengan wacana yang menyebutkannya sebagai calon manajer Green Force -julukan Persebaya- musim depan. Yang pasti, dia memiliki rencana untuk Persebaya. Apa itu? ''Kalau sudah ada kejelasan dari KONI, kami memiliki rencana untuk menyelamatkan Persebaya,'' ungkapnya.

Sebelumnya, Saleh menyatakan bawah salah satu alasan terjadinya krisis keuangan di Persebaya adalah belum cairnya dana dari APBD Surabaya. Besarnya Rp 8,9 miliar. Dana itu tak bisa cair karena saat ini terjadi dualisme Pengcab PSSI Surabaya antara kubu Saleh dan Wishnu. (uan/c7/ca)

Artikel Terkait:

No Response to "Mengejar Solusi ke Wali Kota"

Leave A Reply

Tribun G I L A B O L A

.

Posting Comment